Asal mula telaga warna
Disuatu daerah hiduplah raja dan ratu beserta rakyat yg sangat baik hati .akan tetapi sang raja dan ratu. Menginginkan anak karena sudah belasan tahun mereka belum dikaruniai anak .suatu hari,raja dan ratu. Pun memutuskan untuk pergi kehutan untuk bertapa .dan,mereka pun berdoa Agar diberikan keturunan . saat mereka sudah kembali ke istana sang ratu merasakan mual-mual .dan Raja pun heran karena istrinya tidak biasanya seperti ini dan merekapun memutuskan untuk ke dokter Dan saat mereka sampai dirumah sakit dokter memberi kabar gembira yaitu sang ratu sedang hamil. Dan ,raja dan ratu sangat gembira ketika mendengar berita itu.dan raja pun bersujud karena doa nya Dikabuli.
9 bulan kemudian……
Saat Sembilan bulan sang ratu mersakan sakit perut yg sangan dahsyat ,dan ratu pun dibawah kerumah
Sakit dan disanalah ratu melahirkan.saat itu ratu melahirkan anak perempuan yang sangat cantik dan
Kulit nya sangat putih,dan raja dan ratu pun bahagia karena dikaruniai anak perempuan.dan diberri
Nama devilia viana puteri dan nama panggilan adalah ana.
16 tahun kemudian……
Saat menjelang 16 tahun ana tumbuh sangat manja sehingga merepotkan semua para penjuru rakyat
Kerjaan .akan tetapi makin hari ana tumbuh semakin manja.sifat kemanjaan ana kini membuatnya
Berani malawan kepada semua orang yang yang tinggal di kerajaan ,tapi,yang lebih memalukan adalah
Ana berani melawan dan membantah perintah orang tua nya sehingga membuatnya durhaka kepada
Orang tunya dan menghambur-hambur harta orang tuanya .akan tetapi….. raja dan ratu semakin me-
Manjainya dan disitulah kelakuan puteri ana semakin kurang ajar kepada semua penduduk rakyat. Pada suatu hari ibu ana sedang sakit tetapi ana tetap tidak memepedulikannya.akan tetapi ana sedang asyik shopping,dan ana pun semakin kurang ajar.setelah ratu sembuh ana minta harta pada orang tuanya,tapi orang tua ana tidak memberikan hartanya dan ana pun marah sehingga dia berkata ana;baik,kalau mama dan papa tidak memberikan harta pada ku maka aku akan keluar dari rumah ini.ratu;nak kamu jangan pergi karna kamu adalah satu satunya ana ibu dan ayah nak.baik kami akan memberimu uang tapi kamu jangan pergi dari rumah ini.an; ok kalau itu mau kalian.
Saat ana menjelang ulan tahun ke 17 ana ingin ulan tahun nya mewah,banyak orang yang harus di undang, dan hadiah nya harus mewah dan acaranya harus meriah.dan raja dan ratu pun setuju demi putrinya bahagia.dan ana pun senang.saat hari ulan tahun nya ada banyak sekali orang yang hadir di pesta ulan tahun nya.dan ana pun sangat senang,setelah itu waktunya ana meniup lilin kue nya.setelah ana meniup lilin ana minta hadiah dari orang tua nya,dan ana dikasih hadiah oleh ibunya adalah kalung berlian yg indah tapi bagi ana kalung itu adalah kalung yg jelek yang pantas dibuang ditempat sampah.dan ana pun melempar kalung itu rakyat pun menagis karena kelakuan ana semua orang disana pun ikut menagis trutama orang tuanya,karna ana durhaka pada orang tuanya.air mata ibu ana pun semakin mengalir dan tadinya kalung yg diberikan ana pada org tua nya pun mengeluarkan air sehuingga semua orang pun lari termasuk ana, tapi ana sudah tenggelam,dan air itu lah yang disebut sebagai telaga warna.
Komentar
Posting Komentar