BANYAKNYA ALASAN JADI TIDAK SEMPAT MENULIS

 Dengan berbagai  macam alasan sehingga tugas menulis tidak ditunaikan.  Banyak yang  tidak sempat menulis karena mencari berbagai macam alasan yang masuk akal.  Dua hal yang menyebabkan orang tidak  menulis yang pertama adalah karena memang tidak punya waktu untuk menulis atau tidak  mau menulis. Yang kedua apapun dijadikan subjek untuk menulis karena menulis adalah ketika menulis. Adapun materinya menarik atau tidak menarik yang penting menulis.

Banyaknya alasan tidak membuat tenang dalam merealisasikan opini termasuk kalimat yang dijadikan alasan sehingga tidak menulis. Dalam hal ini bisanya seseorang  mencari kambing hitam demi mencari pembenaran untuk memuluskan identitasnya kalau seseorang tersebut betul-betul sibuk padahal tidak sibuk. Menajdi orang sibuk jadi dambaannya padahal mereka juga bukan orang yang sangat sibuk. Tapi disisi lain ada memang orang yang sangat sibuk sehingga tidak sempat untuk menulis. Tapi sesibuk apapun seseorang selama Dia mau menulis pasti bisa memanfaatkan waktunya untuk itu.

Saya berusaha mencari alasan hari ini supaya saya tidak menyetor tuliasan wajib. Salah satu alasan saya adalah karena saya kedatangan keluarga atau orang tua saya untuk dioprasi matanya karena katarak dan Alhamdulillah operasinya berjalan dengan lancar tanpa kendala. Inilah alasan yang sangat kuat  untuk hari ini.  Tapi, Semakin saya cari alasan semakin bertambah semangat untuk menuliskan sesuatu karena alasan tidak membuat saya tenang.

 Katarak  yang dialami mata sebelah kiri oleh orang tua saya sudah dua tahun lamanya. setelah terjadi insiden dibawa pohon kelapa, pada saat itu Dia mau ambil kelapa dipohonnya dengan batang bambu  tiba-tiba material kelapa jatuh dari atas kemudian tertuju pada matanya yang sebelah kiri. dengan rasa panik yang terjadi saat itu sehingga dia menggosok-gosok  matanya sampai sedikit lecet karena material tersebut Sehingga yang terjadi matanya jadi kabur. Setelah itu ditambah lagi dengan seekor serangga besar yang menyambar matanya sehingga betul-betul tambah parah keadaannya.

Semenjak waktu itu matanya tidak jelas tapi syukurlah mata sebelah kanan masih normal sehingga dalam setiap aktifitasnya masih berjalan seperti biasanya tanpa menghiraukan kondisi mata kirinya. Kali ini saya anjurkan untuk dioperasi matanya dan Alhamdulillah  Dia mau sehingga saya sangat senan sekali karena mau istirahat dari pekerjaannya untuk keselamatan dirinya sendiri.  

Lagi-lagi alasan ini sangat masuk akal untuk saya lontarkan supaya tidak menulis. Tapi seperti tulisan saya pada episode sebelumya yang menyatakan bahwa: “Ketika datang simalas seyogyanya sirajin harus menjadi pahlawan untuk memusanahkan si  malas ini karena simalas sebenarnya yang mencari banyak alasan untuk tidak bertindak apa-apa. Sesuai dengan  pesan saya terhadap simalas bahwa ketika engkau datang maka tolong panggil si rajin meyertaimu supaya segalahnya jadi terpecahkan dan terjawab”.

Apa saja bisa menjadi sumber inspirasi untuk menulis. Jangan pernah cari kambing hitam karena pada dasarnya kambing tidak pernah bersalah, yang bersalah adalah diri kita sendiri suka menyalahkan orang padahal pada dasarnya kitalah yang menjadi sumber masalahnya. Kambing tidak  pernah menyalahkan manusia hanya manusia yang sering menyalahkannya. Kasian si kambing dia tidak tahu masalah kebetulan warnanya saja yang hitam sementara kambing yang coklat atau yang putih jusrtu tidak penah disebut dalam setiap alalsan yang dilontarkan.

Mudah-mudaha nasehat ini sangat bermanfaat untuk diri saya sendri supaya tidak malas dalam kendisi apapun dan apapun alasannya saya harus sempatkan diri untuk menulis dan saya harap teman-teman sekalian  mari saling mendukung dan memberikan semangat supaya tercipta yang namanya budaya menulis tanpa batas.

  

 

 

Komentar