SI PUSING

Pada suatu hari saya tidak tahu harus kerja apa, sebenarnya hari itu adalah hari sabtu tgl 11 Juli 2020. Hari libur biasanya saya pergi ke kebun sambil membereskan segala sesuatu yang bisa saya kerjakan dan saya anggap sebagai olah raga mingguan karena bisa mengeluarkan keringat seperti mencangkul maupun membersihkan daun pisang yang sudah tua mengering. Tapi lain dengan hari Sabtu ini sepertinya saya sangat malas dan tidak punya perencanaan sama sekali. Inilah yang sangat saya benci dalam hidupku bangun tanpa punya rencana sehingga yang terjadi bingun bukan kepalan tidak tahu mau kerja apa dan harus bagaimana. Pada saat itu saya putuskan untuk tidur saja, ternyata mata saya sempat tertidur beberapa saat kemudian terbangun dan mata tidak bisa terpejam serta tidak bisa tertidur lagi.
 Ini benar-benar membingungkan karena bukan saja pada saat terbangun bingun pada saat mau tidur juga kebingungan. Sangat lucu hidup ini tertidur saja bisa bingun karena tidak bisa mimpi yang indah yang bisa jadi kenyataan. Akhirnya saya putuskan untuk mengambil lap-top yang sudah di isi daya.
Ternyata menulis dapat menghilangkan rasa pusing berubah menjadi semangat yang luar bisa. Ternyata saya sangat senang pada saat menulis tema bingung ini. Bingung jadi inspirasi dan bisa jadi tema tulisan.  Pada saat punya banyak kesempatan untuk menulis biasanya pada saat tersebut semangat tidak ada dan rasa malas selalu mengerogoti, tapi pada saat kesempatan tidak ada justru semangat untuk menulis sangat mengebu-gebu dengan mengatakan “seandainya saya punya kesempatan saya akan menulis banyak hal” kata-kata ini sebenarnya tidak ada gunanya dan mustahil terjadi karena kata-kata seadainya sama halnya kata bohon yang tidak mungkin terjadi  walaupun diungkapkan seribu kali.
Yang dibutuhkan adalah kerja nyata tanpa banyak alasan. Apapun yang terjadi karena alalsan yang diungkapkan tersebut sebenarnya adalah kebohongan yang tidak disadari. Banyaknya alasan hanya membuat banyak bicara banyak argumen mencari pembenaran yang sebenarnya tidak benar sama sekali. Kata-kata yang diawali kebohongan pasti hasilnya kenistaan yang tiada akhir sampai akhir.  
Ide-ide yang ada dalam setiap langka ternyata timbul dari segala yang dilihat di dengar maupun yang dibaca. Tapi kadang kala itu hanya menjadi sebuah lelucon belaka ketika salah dalam memahaminya. Artinya hanya banyak bicara, banyak teori tapi tidak ada aplikasi karena disebabkan sudah merasa tahu segalanya. Banyak yang punya segudang teori karena pintarnya. saya yakin orang ini sangat genius punya banyak wawasan, pengetahuan, cara bicaranya seolah-olah sampai ke langit ke tujuh, tapi sangat disayangkan melupakan bumi tempatnya berpijak.
Saya tidak jadi pergi kebun pada hari itu karena jengkel dengan rasa malas yang menggerogoti jiwa ini. Jadi, saya putuskan untuk menulis pada waktu itu yang tidak ada perencanaan sebelumnya. Karena rasa malas, ngatuk dan lemas. Saya sempat memejamkan mata tapi sebenarnya bukan kategori tidur tapi itu yang membuat saya sangat jengkel karena saya tidak punya perencaan yang pasti pada hari itu .
Saya sangat membenci yang namanya malas ini karena dapat mengalahkan segala hal termasuk dalam menulis ide-ide dan inspirasi. Karena terlalu jengkel dengan malas akhirnya saya jadikan topik tulisan supaya punya nilai yang bermanfaat.  
Berhenti menulis berarti dikalahkan sama yang namanya malas. Malas sungguh luar biasa pengaruhnya. Saya putuskan panggil si rajin yang menjadi lawan dari si malas ini, ternyata malas takut sama si rajin yang bisa menhancurkan sampai ke akar-akarnya. rajin inlah yang harus dipupuk supaya ketika datang si malas  dilawan dengan mendatangkan si rajin yang bisa menghancurkan si malas tersebut.
    Dengan kekuatan penuh si rajin tiba-tiba muncul dan menhancurkan sisi malas yang menjangkiti. Rasa lemas berubah jadi kekuatan, rasa malas berubah jadi rajin rencana yang sebelumnya tertunda kemudian terlaksan dengan baik, tulisan yang sebelumnya sempat tertunda jadi selesai.
Terimah kasih banyak saya ucapkan kepada si rajin yang mampu mengubah segalanya. Pada akhirnya saya mengakui bahwa si malas ini punya sisi positif karena mengundang si rajin datang mendekat dan merubah segalanya.
Maafkan diriku yang terlalu membenci dan menghinamu ternyata dirimu punya sisi positif bagiku. Saya baharap ketika kau mendatangiku panggil juga si rajin menemanimu sehingga menjadi sebuah ide dan inspirasi dalam diriku untuk melakukan hal yang positif dan bisa  bermanfaat. Bersamalah selalu dengan si rajin jangan pergi sendiri supaya dirimu diriindukan bagi penggila ide dan inspirasi.

Komentar

  1. Mantap pak doktor bisa jadi autosugesti u kita

    BalasHapus
  2. Semangat pak doktor. Teruslah mengasah dan memotivasi diri agar muncul si rajin dan menghilangkan kepusingan akibat kemalasan

    BalasHapus

Posting Komentar