SETAN DAN BIDADARI DUNIA

Asal kata dari setan adalah syata yang artinya memanas-manasi, sama kedengarannya dengan kata Sate juga sesuatu yang dipanas-panasi/dikipas-kipasi (Sebenarnya semua kata yang mempunyai kemiripan huruf begitu pula dengan bunyi ketika melafalkannya mempunyai keterkaitan makna atau arti seperti syata atau sate ini). kalau sate dipanas-panasi atau dikipas-kipas kemudian   aromanya kesana kemari sangat  menggoda selera nafsu makan ketika mencium baunya yang sangat enak dan lezat. sedangkan setan memanas-manasi panusia untuk melakukan kemungkarang. kurang lebih sama makna bahasanya dengan Bidadari (sosok yang cantik dan jelita)  yang selalu terbayang-bayang dipelupuk mata terngian-ngian ditelinga memenuhi akal, hati dan pikiran bagi pemujanya. 
Setan menjanjikan Segala sesuatunya menarik, lezat indah dan manis.  padahal sesuatu itu belum tentu baik maupun menjadi sesuatu yang dibutuhkan, bisa saja hanya keinginan yang berlebihan. Tapi itulah pengaruhnya sepertinya aliran darah panas dan mendidih kalau tidak menggapai apa yang menjadi incarannya.  
Inilah yang saya maksud bidadari/bidadara adalah setan yang terkutuk. setan mahluk yg kasar/halus sangat menggoda cantik menggairahkan. sebenarnya kekacauan, kemungkran serta segala sesuatu yang sifatnya negatif menjadi tolak ukurnya. Disadari atau tidak inilah yang terjadi seakan-akan semua potensi yang ada dalam diri dipenuhi oleh sang bidadari cantik ini.
Manusia yang sadar saja melakukan kesalahan apalagi yang tidak tahu apa-apa. Setan adalah mahluk yg sangat menggairahkan, semua manusia mendewakannya karena menguasai segala sesuatunya. sangat cerdas dan cerdik semua sudut sisi ruang serta waktu semua digunakan untuk mengelabui lawannya. musuhnya adalah sahabatnya dan sahabatnya adalah musuhnya diperdaya tanpa pandang bulu.
Menjanjikan sesuatu yang sangat manis, mewah, menawan, menggiurkan yang sebenarnya sangat busuk dan menjijikkan. Manusia banyak yang tertarik padanya karena tampannya sangat sempurna terlihat mewah dan elegan. Berjalan dengan bangganya membawa berbagai mancam kebutuhan manusia. Apapun dibutuhkan pasti dipenuhinya semua yang diminta pasti dikabulkannya.
Setan menjadi apa saja demi mencapai cita-citanya. Pada saat setan menghadapi orang keras maka setan berubah menjadi sosok yang sangat sanger dibanding lawannya sehingga lawannya takut dan lemah,  tapi pada saat lawannya lemah maka setan berubah menjadi sosok yang sangat lemah dan tidak berdaya sehingga manusia terguga dan simpatik padanya sehingga mendewakan bahkan menyembahnya.
seTerkadang disadari bahwa perbuatan yang positif itu membuat jiwa jadi tenang, tentram tapi yang menjadi pilihan adalah perbuatan negatif yang justru membuat  jatuh tersungkur dalam jurang kemaksiatan dan kezaliman.
       Tidak ada Makluk yg bisa mengalahkan setan karena Dia hakikat, hanya hakikat saja yang bisa memusnahkan dan mengalahkannya yaitu Allah swt. Manusia tidak berdaya melawannya tidak punya daya dan upaya ketika berhadapan dengannya bisa dilihat dengan segala perangkatnya.
Dijelskan dalam surah ke 114 ayat 6 bahwa setan itu ada dua jenis yaitu dari jenis jin dan jenis manusia. Ketika setan berwujud seperti jin maka bisa saja setannya menuk-nakuti target dan incarannya. Tapi pada saat setan berwujud manusia maka setannya sangat cantik dan tanpan seperti bidadari dan bidadara yang turun dari kayangan.
Siapapun yang menjadi targetnya pasti  tergoda dengan bidadari dunia ini karena sangat lihai memainkan sandiwaranya. Orang biasa maupun orang yang berilmu. Bahkan sesama setan masi saling  menganggu.
Seirin dengan berjalannya waktu yang begitu cepat menggilas arus perkembangan zaman akhirnya setan ternyata takut kepada targetnya dan punah tidak ada lagi yang berani muncul dipermukaan  bumi ini. Pada awalnya dia yang menggoda manusia tapi pada akhirnya  setan luluh lanta bahkan takut kepada mahluk yang bernama manusia.
Manusia kembali menjadi penguasa setelah sekian lama menjadi budak incaran setan yang terkutuk. Setan suda tidak punya lagi lahan tinggal di permukaan bumi ini. Semua jenis pekerjaannya diambil alih oleh mahluk yang bernama manusia. Setan sangat ketakutan kepada manusia karena sebahagian manusia lebih setan dan terkutuk dari setan yang sebenarnya.
Bahkan manusia ditakuti oleh semua mahluk yang ada di bumi ini karena manusia berhasil menaklukkan semuanya dengan teknologi canggih ciptaannya. Bahkan banyak manusia yang bosan menjadi manusia.
Sebagai mana yang saya ungkapkan sebelumya hanya hakikat yang bisa mengalahkan sifat yang terkutuk baik dari golongan jin maupun manusia itu sendiri. Hanya kesadaran yang setinggi-tingginya bahwa manusia dan jin sebagaimana dijelaskan dalam kitab suci Alquran yang artinya: tidak diciptakan jin dan manusia kecuali untuk  menyembah (kepada allah swt).
Manusia harus berlindung kepada yang hakikat (Allah swt.)  supaya terhindar dari segala Sesuatu yang terkutuk (setan). Setiap saat, waktu harus disadari bahwa segala sesuatu yang terkutuk adalah perbuatan setan, hanya satu keselamatan yang hakiki yaitu dengan selalu minta perlindungan kepada penguasa alam semesta yaitu Allah swt.
Mudah-mudahan semua yang kita kerjakan menjadi perbuatan positif sehingga dinilai sebagai ibadah sisi Allah Swt. Terhindar dari segala sesuatu yang negatif dan menjadi perbuatan yang positif. Karena manusia tidak ada yang sempurna dari salah dan khilaf sehingga Sebaik-baik manusia adalah bertaubat kepada Allah swt. dan minta maaf kepada sesamanya ketika dirinya berdosa dan bersalah.
Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Komentar

  1. satenya dek dikpas kipas dan dipanas panasi ternyata seakar kata dengan sata kata dasar setan mantap pak

    BalasHapus
  2. Langsung lapar kalau cium aroma sate...hehe..mantap pak

    BalasHapus

Posting Komentar