LAYANG-LAYANG JUDULNYA
Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Masa kecil adalah masa yang penuh dengan
kenangan, masa itu tidak pernah terlupakan sampai saat ini. Pada saat itu Saya sangat suka bermain layang-layang sampai pintar buat
layang-layang dengan bentuk yang berbeda-beda. Mulai dari ukuran kecil sampai
dengan ukuran yang besar. Persoalan bisa terbang atau tidak itu tidak jadi
masalah. yang penting saya punya layang-layang.
Pada saat itu Orang tua saya tidak
punya cukup waktu buatkan layang-layang untuk anaknya karena sangat sibuk dengan
pekerjaannya di sawah, kebun dan turun di sungai untuk mencari ikan.
Sebagai anak tentu Saya mau bermain bersama teman-teman yang punya layang-layang sementara saya tidak punya apa-apa, bisa dibayangkan bagaimana rasanya pasti pikiran melayang hatipun gunda gulana tak tentu arahnya kemana.
Berangkat dari cerita ini saya pun berusaha buat layang-layang sendiri walaupun pada awalnya tidak bisa terbang. Tapi setelah saya coba beberapa kali pada akhirnya bisa terbang juga. disinilah kepuasan yang tidak ternilai bagi saya ketika melihat layang-layang yang saya buat berhasil terbang rasanya indah sekali tak bisa dibahasakan. Walaupun sebenarnya layang-layang tersebut terbuat dari barang bekas.
Sebagai anak tentu Saya mau bermain bersama teman-teman yang punya layang-layang sementara saya tidak punya apa-apa, bisa dibayangkan bagaimana rasanya pasti pikiran melayang hatipun gunda gulana tak tentu arahnya kemana.
Berangkat dari cerita ini saya pun berusaha buat layang-layang sendiri walaupun pada awalnya tidak bisa terbang. Tapi setelah saya coba beberapa kali pada akhirnya bisa terbang juga. disinilah kepuasan yang tidak ternilai bagi saya ketika melihat layang-layang yang saya buat berhasil terbang rasanya indah sekali tak bisa dibahasakan. Walaupun sebenarnya layang-layang tersebut terbuat dari barang bekas.
Tentu alat yang saya guanakan pada saat itu
seadanya saja, kalau teman-teman beli bambu untuk buat layang-layang maka saya
cari mambu bekas untuk membuatnya, begitu juga dengan beberapa alat yang
digunakan dalam buat layang-layang seperti tali, benang, kertas atau plastik maka saya
pakai kertas kalender atau kantong kresek yang intinya layang-layang yang saya
buat bisa terbang. Khusus talinya saya gunakan bekas tali pukat atau lanra (alat
yang dipakai untuk menangkap ikan di
sungai) yang sudah rusak dan tidak dipakai lagi. Hal ini disebabkan karena saya tidak punya uang untuk beli alat tersebut.
Dari layang-layang ini sebetulnya saya
belajar banyak hal yang sebenarnya pada saat itu saya tidak tahu nilai-nilainya.
Tapi terus terang membuat layang-layang itu sedikit sulit dan butuh perjuangan.
Supaya layang-layang yang di buat itu bisa terbang tinggi dengan sempurna maka
terkadang harus melalui uji coba beberapa kali supaya bisa berhasil.
Dalam
membuat layang-layang harus tahu ukuran
tertentu sesuai dengan layang-layang yang dinginkan. Saya kira kalau sekarang
tinggal buka youtube baru ikuti instruksinya langsung jadi. Layang-layang
sebenarnya mengajarkan kita banyak hal termasuk berbagai karakter manusia yang
kita hadapi termasuk mengajarkan karakter dan sifat-sifat manusia.
Oleh karena itu, Pada saat layang-layang dibuat harus
mempunyai perencanaan yang mapan, maksudnya kalau layang-layang itu mau diterbangkan
tinggi yang anginnya normal dan stabil maka untuk mencapai ketinggian tersebut. ada
beberapa hal yang perlu dipersiapkan, Yang pertama talinya harus panjang, yang
kedua layang-layangnya harus besar supaya bisa melewati beberapa jenis angin, yang ketiga
bambunya harus sesuai dengan ukuran layang-layangnya, yang ke empat kertas, kain atau pun
pelastik yang digunakannya harus sesuai dengan ukuran layang-layangnya.
Yang
saya ingat pada saat layang-layang itu terbang tinggi yang dilihat dari
ketinggian hanya satu warna padahal sebetulnya layang-layang itu warna warni dengan
motif yang berbeda. Tapi, dengan adanya kepuasan tersendiri ketika
layang-layang terbang dibanding ketika tidak terbang. Padahal kalau diperhatikan layang-layang itu
tidak perlu diterbangkan disimpan saja sebagai hiasan dengan bentuk dan motif yang berbeda-beda di rumah. Tapi, tidak demikian sesungguhnya,
dikatakan sebagai layang-layang karena terbang melayang diterpah angin diangkasa
yang luas sehingga terlihat indah dan membuat hati jadi melayang.
Ada satu hal yang tidak lupa saya ungkapkan
ketika menerbangkan layang-layang, banyak yang gagal dalam misinya untuk
mencapai ketinggian. Ada layang-layang yang memang tidak mau terbang ada juga
terbang tapi talinya putus. Banyak kejadian ketika menerbangkan layang-layang seperti ada
layang-layang yang terbang kemudian jatuh dengan cepat sehingga kain atau
kertasnya robek bahkan bambunya patah dan harus buat ulang lagi. Ada juga
layang-layang ketika terbang sepertinya ia mau menguasai seperempat langit dan
bumi karena mendatangi semua arah seperti mencari angin padahal angin yang
menerbangkannya. Ada juga sebaliknya tidak kemana-mana sepertinya kalau dilihat
sangat tenang dan tentram menikmati angin yang menerpanya.
Pada
layang-layang tersebut ada juga yang memberikan aksesoris semacam pitu-pitu (alat
tersebut bunyi ketika terkena angin), pitu-pitu ini juga mempunyai bunyi yang
berbeda-beda membutuhkan juga pengalaman dalam membuatnya. Sekarang
layang-layang juga sudah sangat modern dengan menambahkan banyak aksessoris
termasuk lampu hias yang warna warni. Jadi, ketika melihatnya terbang di malam
hari dengan suaranya yang khas ditambah dengan lampunya sepertinya pesawat itu terbang
menuju kota tertentu.
Dalam kehidupan nyata banyak tantangan yang
harus dilewati untuk mencapai tingkat yang aman. seperti layang-layang yang
terbang melayang. untuk mencapai performa dengan angin yang normal harus melewati
banyak jenis angin. Tapi, perluh diingat tidak melihat motif atau bentuk
layang-layangnya yang dilihat adalah kuliatasnya bisa terbang melayang tinggi
atau tidak.
Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabatakatuh
Menarik Mas doktor. Masa lalu penuh kenangan semakin indah ketika diabadikan dalam tulisan.
BalasHapusinsya Allah Pak
HapusMenarik Mas doktor. Masa lalu penuh kenangan semakin indah ketika diabadikan dalam tulisan.
BalasHapusTerdapat pesan moril untuk menggapai cita cita butuh perjuangan
BalasHapusBenar sekali Ibu
HapusMenarik sekali kisah dan pelajaran yg ada di dalamnya pak
BalasHapus